5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Wawancara

It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Wawancara

 

Saat ini, persaingan dalam mencari pekerjaan semakin hari semakin ketat. Tidak jarang kamu harus berkompetisi dengan ratusan orang hanya untuk memperebutkan 10 posisi pada suatu perusahaan. Hal ini membuat kamu harus lebih bersungguh-sungguh saat mengikuti rangkaian seleksi saat melamar suatu pekerjaan, khususnya pada saat berhasil lolos ke tahap wawancara. Sebagai informasi wawancara adalah salah satu hal krusial yang menentukan kamu diterima atau tidak saat melamar pekerjaan. Ini adalah tahapan dimana pihak perekrut ingin mengetahui kamu lebih dalam. Bisanya perekrut ingin mengetahui sifat, latar belakang dan kemampuan kamu pada tahap ini. Mereka akan berusaha menggali, apakah kamu layak untuk dijadikan sebagai pegawai atau pun tidak. Oleh karena itu, sesi wawancara adalah tahapan seleksi yang sangat penting dan harus dipersiapkan dengan baik. Kamu harus bisa mengkomunikasikan kualitas yang dimiliki dan meyakinkan pewawancara bahwa kamu adalah orang yang tepat. Akan tetapi, kamu harus tahu bahawa ada 5 hal terlarang yang tidak boleh dilakukan saat wawancara. Berikut diantaranya:

Tidak Melakukan Persiapan 

Hal pertama yang tidak boleh kamu lakukan saat sesi wawancara adalah tidak melakukan persiapan. Pasalnya, perekrut akan menilai kamu tidak serius dan kurang bertanggung jawab. Bila saat proses seleksi yang masih harus berkompetisi dengan banyak orang saja sudah tidak serius, apa lagi nanti bila sudah diterima kerja. Jadi, bila kamu akan melakukan seleksi wawancara pastikan semua sudah dipersiapkan dengan baik. Ada pun hal yang harus dipersiapkan adalah dokumen-dokumen yang diminta oleh perekrut (biasanya CV,foto copy KTP, dan surat pengalaman kerja), mencari informasi seputar posisi yang dilamar dan juga mencari tahu tentang perusahaan yang dilamar. 

Tidak Datang Tepat Waktu

Saat menjadi kandidat yang akan diwawancarai, kamu sangat dilarang keras untuk datang terlambat tanpa memberikan kabar. Sebab, ini adalah salah satu cari tim perekrut dan perusahaan menilai kedisiplinan kamu. Bukan hanya itu saja, biasanya bukan hanya satu orang saja yang akan diwawancarai. Bila satu orang terlambat, maka hal itu bisa berpotensi merusak jadwal wawancara yang telah dibuat oleh tim perektut. Kecuali, kamu sudah berkabar dengan tim perekrut. Itu pun kamu juga harus mengkomunikasikannya dengan baik dan jelas. Jangan pernah meminta izin datang terlambat pada seleksi wawancara dengan alasan yang tidak logis atau pun tidak jelas, karena ini bisa membuat kamu dinilai suka beralasan dan kurang memiliki integritas.

Menceritakan Keburukan Perusahaan Kamu Dulu Bekerja

Selanjutnya, hal yang dilarang keras untuk dilakukan pada sesi wawancara adalah menceritakan keburukan perusahaan dimana dulu kamu bekerja. Seburuk apa pun perusahaan dimana dulu kamu bekerja, jangan pernah menceritakannya kepada orang yang bertugas menwawancara kamu. Sebab papa dasarnya, perekrut akan menilai kamu kurang beretika dan bisa saja menjadi ancaman bagi perusahaan yang akan merekrut kamu. Perekrut bisa berpikir bahwa besar kemungkinan bila kamu dipekerjakan, kemudian mengundurkan diri dan pindah ke perusahaan lain, bisa saja kamu membocorkan kondisi atau hal-hal terkait perusahaan yang sebenarnya kurang pantas untuk diumbar ke publik. Jadi, tahan diri kamu untuk tidak menceritakan keburukan tempat dimana kamu dulu bekerja. Kemudian, bila kamu ditanya alasan mengapa kamu pindah kerja, jangan pernah mengutarakan alasan yang secara tidak langsung menceritakan keburukan perusahaan dulu kamu bekerja. Jadi lebih baik, carilah alasan yang positif  serta lebih mengarah pada keinginan pengembangan diri.

Mengucapkan Kata-Kata yang Kurang Sopan

Kemudian, saat wawancara selalu gunakanlah bahasa atau kata-kata yang sopan dan tidak diskriminatif. Usahakan menggunakan bahasa yang sedikit formal, sebab itu akan membuatmu terlihat lebih profesional. Kemudian, jangan pernah mengeluarkan kata-kata yang kurang sopan saat sedang melakukan wawancara. Meskipun si pewawancara terlihat sangat ramah dan bahkan mengajakmu bercanda. Bercandalah sewajarnya dan tetap menjaga kata-kata yang digunakan.

Menggunakan Bahasa Tubuh yang Salah

Terakhir namun tidak kalah penting adalah bahasa tubuh yang digunakan saat melakukan wawancara juga haruslah diperhatikan. Jangan sampai kamu menggunakan bahasa tubuh yang salah. Saat melakukan wawancara, usahakan kamu duduk dengan tegak, namun santai dari awal hingga akhir. Usahakan agar tubuh kamu tidak membungkuk, karena hal ini dapat berkonotasi bahwa kamu tidak bersemangat dan percaya diri. Kemudian, jangan kamu duduk sebelum si pewawancara mempersilakan duduk. Saat duduk, jangan memain kaki mu meskipun sedang gugup. Sebab, itu akan membuat pewawancara mengetahui bahwa kamu kurang percaya diri. Kemudian, saat melakukan wawancara jangan memainkan rambut secara berlebihan karena bisa dinilai kurang serius.

Nah, kini kamu sudah mengetahui ke 5 hal terlarang yang dilarang dilakukan saat melakukan seleksi wawancara. Jadi, mulai sekarang coba hindari hal-hal tersebut saat melakukan wawancara kerja. Agar tidak penasaran dan bukan hanya teori, kamu wajib mempraktekannya secara langsung. Ayo segera cari pekerjaan yang menurut kamu baik dan sesuai dengan kamu. Untuk masalah lowongan kerja, kamu tidak perlu khawatir. Helpster siap membantu! Helpster merupakan sebuah platform online yang membantu kamu mendapatkan akses ke kesempatan bekerja dan mencari penghasilan. Lebih dari 1.000 perusahaan telah memercayakan kebutuhan pencarian staf mereka di Helpster dan lebih dari 5.000 pekerja mendapatkan pekerjaan di sini. Mulai dari kerja part time, harian, temporer, hingga full time, Helpster menyiapkan beragam peluang kesempatan kerja untuk para pencari kerja. Gabung dengan cara install dan register aplikasi Helpster di PlayStore atau AppStore!

#BetterHelpster